KESEIMBANGAN

Keseimbangan

Tidak selamanya setiap usaha kita akan berhasil atau gagal terus. Ada masanya kita akan berhasil dan juga saat kita akan merasakan kegagalan. Bisa dikatakan hal itu merupakan bentuk keseimbangan yang diciptakan oleh Allah swt. Kita bisa memetik pelajaran tentang masalah itu lewat ayat Al-Qur’an berikut:
Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran), dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang lalim (Ali ‘Imran 140).

Memahami makna dari ayat tersebut yang turun berkenaan dengan usainya perang uhud yang dijalani oleh Rasulullah saw dan para pengikut beliau dimasa awal dakwah Islam, kita bisa mengambil pelajaran terhadap kehidupan utamanya diri kita.
Ketika berhasil dalam usaha maka bersyukur wajib kita panjatkan kehadiratNya, dan ketika kegagalan sedang kita terima maka kesabaran perlu terus dimunculkan. Karena seperti dalam ayat diatas kita tidak akan mengalami masa dimana akan terus dalam kondisi jaya atau dalam kondisi gagal terus….
Bagaimana menurut anda?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s