Hasil Kita Sesuai Dengan Usaha Kita

Berhasil Karena Berusaha (keras)

Menyeimbangkan antara harapan dan usaha tidak selamanya bisa kita lakukan. Kita tahu ada dua hal yang saling melengkapi dalam hidup, ada aksi pasti ada reaksi, ada dorongan pasti ada gerak, kita menuai sesuai dengan apa yang kita tanam. Bentuk – bentuk keseimbangan itu merupakan hukum yang diciptakan oleh Allah swt dan bersifat mutlak. Ketika kita memandang cita-cita atau harapan yang sedang kita lambungkan, maka sebaiknya kita juga bisa memandang usaha apa yang sedang atau akan kita lakukan untuk meraih harapan tersebut. Bila harapan kita tinggi, apakah pantas kita berusaha dengan tidak tingi -tinggi? Tentunya tidak bukan. Setiap keinginan mendapat sesuatu yang ‘besar’ dalam hidup kita, maka usaha untuk itu haruslah besar pula.

Bisa menjadi orang yang mampu menilai diri sendiri adalah sangat baik. Tidak mudah memang untuk jujur dalam menilai diri sendiri. Namun berbohong atas hasil penilaian terhadap diri sendiri hanya akan menimbulkan kemacetan prestasi diri. Kita tidak mungkin akan melakukan perubahan kearah kemajuan bila diri sendiri merasa tidak membutuhkan hal itu karena merasa tidak mempunyai kekurangan yang perlu diperbaiki.

Banyak orang yang putus asa dengan target hidup mereka yang belum juga kesampaian. Ketika ditanyakan apa saja yang telah mereka lakukan dengan target hidupnya, dengan sangat yakin mengatakan bahwa telah melakukan banyak hal untuk itu. Namun sebenarnya mereka belum berbuat banyak hal seperti yang diharapkan. Kehidupan ini berjalan dengan keseimbangan yang mutlak. Sehingga dengan apa yang telah kita lakukan, dengan itu pula hasil yang akan datang kepada kita. Dan masing-masing manusia menerima hasil dari setiap usahanya, tidak akan menerima hasil dari usaha orang lain.

Mari sejenak kita renungkan ayat Allah swt berikut:

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.(QS An-Nisa: 32)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s